Apakah yang dimaksud dengan kemulyaan yang tinggi itu sama dengan derajat yang tinggi ? Allah menegaskan di dalam Al-qur’an bahwa “Sesungguhnya orang yang paling mulya di sisi Allah adalah orang yang paling taqwa” [QS.Al-hujurat:13]. Sedangkan kita tahu bahwa petunjuk atau jalanya untuk menjadi orang yang bertaqwa itu adalah dengan Al-qur’an sebagaimana Allah katakan ,“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” [QS.Al-baqarah:2].
Karena itu untuk mendapatkan kemulyaan yang tinggi di sisi Allah tidak lain adalah dengan AL-qur’an, sedangkan Allah akan meninggikan derajat bagi orang yang mengikuti ayat-ayatNya. Namun kebanyakan manusia malah lebih mengutamakan hawa nafsunya yang rendah, dan bagi mereka diumpamakan seperti anjing yang selalu menjulurkan lidahnya. Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir. [QS.Al-A'raaf : 176]
Karena itu untuk mendapatkan kemulyaan yang tinggi di sisi Allah tidak lain adalah dengan AL-qur’an, sedangkan Allah akan meninggikan derajat bagi orang yang mengikuti ayat-ayatNya. Namun kebanyakan manusia malah lebih mengutamakan hawa nafsunya yang rendah, dan bagi mereka diumpamakan seperti anjing yang selalu menjulurkan lidahnya. Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir. [QS.Al-A'raaf : 176]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar